PKD II PAC GP Ansor Kedamean Gresik Hadirkan Tokoh Pemuda Jatim, Ketua PC Sampaikan Apresiasi

M. Mudzakir - NUGres M. Mudzakir - NUGres
Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) II PAC GP Ansor Kedamean Gresik berlangsung pada Sabtu - Ahad (17–18/2026), dengan menghadirkan sejumlah tokoh pemuda Jawa Timur. Foto: dok PC GP Ansor Gresik/NUGres

KEDAMEAN | NUGres – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gresik melaksanakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) II yang digelar oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kedamean, Sabtu–Ahad (17–18/1/2026) di Yayasan Raden Paku Kedamean, Gresik.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di wilayah Kecamatan Kedamean ini mengusung tema “Pemuda Penggerak, Ansor Berdampak” dan diikuti 56 peserta yang berasal dari Kecamatan Kedamean maupun luar daerah.

Pembukaan PKD II PAC GP Ansor Kedamean dihadiri jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kedamean, unsur pemerintah kecamatan, serta badan otonom NU di tingkat anak cabang Kedamean. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi penanda kuatnya dukungan terhadap proses kaderisasi GP Ansor di wilayah Kedamean.

Kegiatan ini semakin istimewa dengan hadirnya sejumlah tokoh pemuda Jawa Timur, di antaranya Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Timur H. Musaffa’ Safril, Wakil Ketua PW GP Ansor Jatim H. Rijal Mumazziq Z., serta Wakil Sekretaris PW GP Ansor Jatim M. Yunus. Ketua PC GP Ansor Gresik juga turut hadir dan memberikan pengarahan kepada para peserta.

Ketua PC GP Ansor Gresik, M. Ludfi Khambali Abdillah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada PAC GP Ansor Kedamean atas suksesnya pelaksanaan PKD II. Ia menilai jumlah peserta yang cukup banyak, didominasi kader muda dengan latar belakang profesi yang beragam, menjadi modal penting bagi keberlanjutan organisasi.

“Tentu ini merupakan wujud konsistensi gerak organisasi yang terus terjaga. Dengan jumlah peserta 56 orang yang didominasi wajah-wajah baru dan masih segar, saya sangat yakin ke depan Ansor Kedamean akan mampu menunjukkan eksistensi organisasi yang semakin berkembang dan maju melalui kegiatan-kegiatan yang positif, progresif, dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar sahabat Ludfi, saat pembukaan PKD II PAC GP Ansor Kedamean, Sabtu (17/1/2025).

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Gresik, M. Ludfi Khambali menyampaikan apresiasi kepada PAC GP Ansor Kedamean. Foto: dok PC GP Ansor Gresik/NUGres
Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Gresik, M. Ludfi Khambali menyampaikan apresiasi kepada PAC GP Ansor Kedamean atas suksesnya penyelenggaraan PKD ke-II. Foto: dok PC GP Ansor Gresik/NUGres

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Tim Kaderisasi serta seluruh jajaran Instruktur Cabang yang telah mendampingi peserta selama pelaksanaan PKD selama dua hari. “Terima kasih juga atas kehadiran jajaran Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur dalam PKD II di Kedamean ini,” tambahnya.

Dalam forum kaderisasi tersebut, Wakil Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Rijal Mumazziq Z. berpesan agar kader Ansor mampu membaca perubahan pola gerak pemuda di era saat ini. Ia mendorong agar kegiatan Ansor tidak hanya berhenti pada aspek seremonial, tetapi lebih menitikberatkan pada aksi sosial yang berdampak nyata.

“Kurangi kegiatan yang bersifat seremonial dan perbanyak aksi sosial, agar pemuda benar-benar menjadi penggerak kebaikan abadi yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur H. Musaffa’ Safril dalam arahannya menegaskan pentingnya kepekaan kader terhadap perkembangan zaman serta kesiapan untuk berada di garda terdepan dalam menjaga marwah Nahdlatul Ulama.

“Kalau ada yang mengganggu NU, maka kader Ansor harus maju terdepan,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa semangat khidmat ber-Ansor harus dijalankan dengan sungguh-sungguh dan istiqamah.

“Semangat khidmat harus diimbangi dengan aktivasi media sosial agar gerakan Ansor semakin luas dan dampaknya dapat dirasakan oleh masyarakat,” ujar H. Musaffa’ Safril.

Ketua PAC GP Ansor Kedamean, Achmad Saiful Amri, berharap solidaritas dan kekompakan kader tetap terjaga di tengah dinamika isu yang berkembang. Ia mengingatkan agar kader Ansor tidak mudah terprovokasi dan tetap fokus pada pengabdian.

“Kader Ansor jangan gampang terprovokasi dan tetap fokus pada pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara. Soliditas organisasi dan kesetiaan pada nilai Ahlussunnah wal Jama’ah menjadi kunci agar GP Ansor tetap kuat dan berdaya,” pungkas sahabat Amri.

Penulis: M. Mudzakir
Editor: Chidir Amirulah

Leave a comment